Pages

Saturday, 7 November 2015

Rossi Merasa Lebih Kompetitif

Rossi Merasa Lebih Kompetitif



Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku merasa lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya. Hal itu didasari pada performanya yang menunjukkan grafik positif pada sesi latihan bebas.

Pada sesi latihan bebas pertama, Vale –sapaan akrab Rossi- menempati posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 31,665 detik. Pada sesi latihan bebas kedua, Rossi mengalami kemajuan yakni menempati posisi keempat dengan catatan waktu 1 menit 31,475 detik.

“Saya lebih kompetitif daripada sesi pagi dan saya bisa meningkatkan catatan waktu saya. Kami memutuskan untuk bekerja juga dengan ban keras dan saya tampil lebih kuat,” ujar Rossi mengutip Crash, Sabtu (7/11/2015).

“Saya mengemudi dengan baik dan mencatatkan waktu cukup baik. Jadi ban depan bertipe keras bisa jadi opsi untuk balapan, terutama karena saya harus memulai balap dari posisi terakhir. Saya harus jauh lebih cepat selama 30 putaran dan mencoba untuk mengamankan posisi,” sambungnya.

Memulai balap dari posisi paling belakang memang bukan perkara mudah untuk Rossi. Apalagi, rekornya di Sirkuit Ricardo Tormo juga tak terlalu mentereng. Meski demikian peluangnya untuk menjadi juara dunia belum tertutup sama sekali.

Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengaku merasa lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya. Hal itu didasari pada performanya yang menunjukkan grafik positif pada sesi latihan bebas.

Pada sesi latihan bebas pertama, Vale –sapaan akrab Rossi- menempati posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 31,665 detik. Pada sesi latihan bebas kedua, Rossi mengalami kemajuan yakni menempati posisi keempat dengan catatan waktu 1 menit 31,475 detik.

“Saya lebih kompetitif daripada sesi pagi dan saya bisa meningkatkan catatan waktu saya. Kami memutuskan untuk bekerja juga dengan ban keras dan saya tampil lebih kuat,” ujar Rossi mengutip Crash, Sabtu (7/11/2015).

“Saya mengemudi dengan baik dan mencatatkan waktu cukup baik. Jadi ban depan bertipe keras bisa jadi opsi untuk balapan, terutama karena saya harus memulai balap dari posisi terakhir. Saya harus jauh lebih cepat selama 30 putaran dan mencoba untuk mengamankan posisi,” sambungnya.

Memulai balap dari posisi paling belakang memang bukan perkara mudah untuk Rossi. Apalagi, rekornya di Sirkuit Ricardo Tormo juga tak terlalu mentereng. Meski demikian peluangnya untuk menjadi juara dunia belum tertutup sama sekali.